Skin Tips

Berbahaya! Ini 5 Kandungan Skincare Yang Harus Dihindari

kandungan skincare yang berbahaya
Written by gloskinbanjarmasin

Skin Tips | Gloskin Banjarmasin – Ada banyak sekali berbagai brand dan jenis skincare yang bermunculan sekarang ini. Namun tahukah anda kandungan skincare yang harus dihindari? Di dalam sebuah skincare tentunya ada banyak zat dan senyawa yang terkandung, yang kemudian akan meresap ke dalam lapisan kulit anda. Kulit merupakan organ tubuh terbesar yang menutupi seluruh permukaan tubuh. Fungsi dari kulit ini sangat penting bagi tubuh seperti melindungi tulang, otot, ligamen dan saraf.

Kenapa Harus Waspada Skincare Berbahaya? 

Sebanyak 60% dari apa yang dioleskan pada kulit akan meresap. Yang artinya produk itu akan mempengaruhi kesehatan tubuh, ada yang positif dan ada yang negative. Jika produk tersebut berbahaya yang ada bukannya merawat kulit, anda malah merusaknya sendiri. Banyak kandungan dari produk skincare seperti sabun wajah, krim wajah, losion, tabir surya, dan yang lainnya dapat menyebabkan alergi, eksim, kanker, gangguan hormon, hingga gangguan reproduksi.

Sebaiknya sebelum membeli produk skincare anda tahu dulu apa saja sih kandungannya, jangan hanya berpatokan pada apa yang dikatakan iklan atau siapa yang mengiklankannya. Pastikan beberapa kandungan skincare yang harus dihindari berikut tidak termasuk dalam skincare anda!

Bahan Skincare yang Harus Dihindari

  1. Merkuri

Merkuri adalah logam berat berbentuk cair berwarna keperakan dan mudah menguap pada suhu ruangan.  Merkuri memiliki nama lain yaitu air raksa yang dalam tabel periodik unsur kimia disebut dengan simbol Hg atau Hydrargyrum.

Kandungan merkuri banyak disalahgunakan sebagai bahan produk untuk mencerahkan dan memutihkan. Biasanya produk tersebut tidak memberikan kejelasan komposisi di kemasannya dan hanya sebatas bertuliskan krim malam atau krim siang. Beruntungnya ada webinar Gloskin yang menjelaskan tentang bahayanya merkuri ini.

Pada webinar tersebut dr. Elizabeth menjelaskan efek samping penggunaan merkuri dapat mengiritasi kulit, membuat perubahan warna kulit, membuat kulit menipis serta munculnya noda-noda hitam di kulit. Sedangkan dalam jangka panjang mengunaan merkuri dapat menyebabkan kanker kulit.

Agar tidak tertipu membeli produk skincare yang mengandung merkuri ada baiknya anda cek daftar skincare abal-abal yang dikeluarkan oleh BPOM.

Ada cara mengetahui krim mengandung merkuri dengan emas. Anda cukup mengoleskan krim tersebut di bagian tangan lalu mengosokannya dengan cincin emas. Jika krim tersebut berubah warna menjadi keperakan berarti krim tersebut mengandung merkuri.

  1. Paraben

Paraben merupakan zat pengawet yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri, jamur, dan ragi yang dapat ditemukan dalam berbagai produk mulai dari produk kosmetik skincare maupun kosmetik riasan.

Zat paraben ini dapat ditemukan dalam makeup, sabun untuk tubuh, deodoran, shampo, dan pembersih wajah. Anda juga dapat menemukannya dalam produk makanan dan farmasi.

Paraben memiliki sifat untuk meniru estrogen yang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara pada perempuan dan penurunan jumlah sperma pada laki-laki. Efek samping lainnya adalah adanya reaksi alergi, dermatitis dan  kemerahan pada kulit. Produk paraben memiliki sejumlah turunan, di antaranya butylparaben, ethylparaben, propylparaben dan methylparaben.

  1. Sodium Lauryl Sulfate (SLS)

Sodium Lauryl Sulfate adalah zat deterjen yang membuat busa dan gelembung. Biasanya ditemukan di 90% produk perawatan pembersih yang berbusa seperti produk perawatan kulit dan kosmetik, sampo, dan pasta gigi.

Zat ini dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan, kekeringan, mengelupas, sensitif dan kulit menjadi kencang seperti tertarik. Kulit yang bersih dan kencang itu adalah hasil dari minyak alami wajah yang hilang. Jadi disarankan untuk tidak memakai sabut cuci muka yang menghasilkan banyak busa sabun.

  1. Triclosan

Triklosan biasa digunakan sebagai antiseptik, disinfektan, atau pengawet dalam lingkungan rumah sakit, dalam berbagai produk konsumen termasuk kosmetik, produk kebersihan rumah tangga, bahan plastik, mainan, cat, dan sebagainya.

Kandungan Triclosan umum ditemukan pada pasta gigi, deodoran, dan sabun antibakteri. Zat kimia ini berkaitan dengan gangguan hormonal, resistensi bakteri, gangguan fungsi otot, dan gangguan fungsi kekebalan tubuh. Triclosan juga dapat meningkatkan munculnya alergi.

  1. Oxybenzone

Oxybenzone biasanya ditemukan pada produk tabir surya seperti sunscreen dan sunblock. Kandungan ini dikenal sebagai pengganggu endokrin dan dapat mengubah fungsi tiroid. Ini juga dapat menyebabkan alergi kulit.

Anda bisa memilih produk kecantikan yang mengandung zinc oxide atau titanium oxide yang lebih efektif untuk melembapkan dan melindungi kulit sensitif dari paparan sinar matahari dan radikal bebas.

Kesimpulan

Itulah beberapa zat kimia berbahaya yang harus dihindari dalam produk skincare. Beberapa kandungan yang berbahaya diatas jangan sampai menjadikan anda takut  untuk menggunakan skincare. Akibat tidak memakai skincare juga tidaklah bagus karena akan membuat permasalahan lain pada kulit seperti terlihat lebih tua dari umur sebenarnya.

Mari lebih hati-hati dan selektif dalam memilih produk skincare agar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang tidak diinginkan. Sekian tulisan mengenai kandungan skincare yang harus dihindari.

Salam, 
Gloskin Banjarmasin

About the author

gloskinbanjarmasin

Leave a Comment